Gowa – Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Laboran dan Mahasiswa Biologi: Teknik Sampling dan Metode Preservasi Satwa dalam Ekspedisi Hutan pada 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Senat FST dan Laboratorium Zoologi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan laboran dan mahasiswa dalam teknik pengambilan sampel serta preservasi satwa yang dibutuhkan dalam kegiatan penelitian lapangan.
Workshop ini menjadi salah satu program pengembangan kapasitas yang tergolong baru di lingkungan Program Studi Biologi. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan teoritis sekaligus keterampilan praktis yang dapat mendukung pelaksanaan penelitian, khususnya dalam bidang zoologi dan eksplorasi keanekaragaman hayati.
Kegiatan dipandu oleh Zulkarnain dan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Biologi. Dalam sesi utama, peserta mendapatkan materi dari Nurman, M.Si., dosen dan peneliti Biologi pada Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Sulawesi Barat. Narasumber memaparkan berbagai teknik sampling satwa, metode pengumpulan data di lapangan, serta berbagi pengalaman penelitian yang diperoleh langsung dari kegiatan riset yang telah dilakukan.
Selain menjelaskan aspek teknis penelitian lapangan, Nurman juga menekankan pentingnya persiapan sebelum melakukan ekspedisi. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa
“Kunci keberhasilan penelitian lapangan yaitu persiapan matang, baik fisik, logistik, maupun mental, serta penerapan protokol lapangan yang tepat.”
Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan siang (ishoma). Pada sesi kedua, peserta diarahkan ke Laboratorium Zoologi untuk mengikuti praktik langsung mengenai teknik preservasi satwa. Melalui praktik tersebut, mahasiswa dan laboran memperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan metode pengawetan spesimen yang sesuai dengan standar penelitian.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, serta para laboran Biologi yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan program studi.
Suasana workshop berlangsung sangat interaktif dan hidup. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa dari berbagai angkatan selama sesi diskusi. Interaksi aktif antara peserta dan narasumber menciptakan suasana pembelajaran yang dinamis dan memperkaya wawasan mengenai penelitian lapangan.
Melalui workshop ini, Program Studi Biologi berharap mahasiswa dan laboran dapat meningkatkan kompetensi teknis yang dibutuhkan dalam kegiatan penelitian, sehingga mampu menghasilkan data yang berkualitas dan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan di bidang biologi. (SHA)
Kontributor : BDAG (UKH BioSense_HMJ Biologi UINAM)