Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Dosen Biologi UIN Alauddin Makassar Paparkan Riset di Konferensi Internasional EGG ke-70 di Inggris

Dosen Biologi UIN Alauddin Makassar Paparkan Riset di Konferensi Internasional EGG ke-70 di Inggris

SHEFFIELD, Inggris – Civitas akademika Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan eksistensinya dalam forum ilmiah internasional. Isna Rasdianah Aziz, S.Si., M.Sc., Ph.D. (cand) dosen sekaligus peneliti dari prodi tersebut, berpartisipasi sebagai presenter dalam Annual Meeting: Ecological Genetics Group (EGG) 2026 yang diselenggarakan di University of Sheffield, Inggris, pada 15–17 April 2026.

Konferensi tahun ini merupakan edisi istimewa yang merayakan hari jadi ke-70 kelompok peneliti genetika ekologi tersebut sejak didirikan pada tahun 1956. Dalam forum ini, Isna, yang baru saja didaulat sebagai Lurah BIB UK-Irlandia Periode 2025-2026 ini, didampingi oleh supervisor risetnya, Dr. Simon Goodman, memaparkan hasil studi yang berkaitan dengan pemanfaatan genetika dalam menjawab tantangan ekologi kontemporer.

Menghubungkan Riset dengan Kebijakan Publik

Pertemuan EGG ke-70 ini memiliki agenda yang cukup unik melalui sesi gabungan dengan UK DNA Working Group dan keterlibatan Department for Environment, Food & Rural Affairs (DEFRA) Inggris. DEFRA merupakan kementerian di Inggris yang memiliki otoritas setara dengan kementerian lingkungan hidup dan pertanian di Indonesia.

Partisipasi lembaga pemerintah tersebut bertujuan untuk memastikan agar temuan ilmiah, seperti penggunaan marker molekuler dan pemetaan genetik, tidak hanya berhenti pada publikasi jurnal, tetapi dapat diimplementasikan ke dalam kebijakan pengelolaan lanskap dan lingkungan. Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah Horizon Scan, sebuah forum diskusi untuk memetakan prioritas dan arah masa depan ilmu genetika ekologi di tingkat global.

Eksplorasi Teknologi "Omik" di Sheffield

Selain sesi presentasi, delegasi mendapatkan kesempatan untuk melakukan tinjauan lapangan ke NERC Environmental Omics Facility (NEOF). Fasilitas ini merupakan pusat riset yang menjadi rujukan internasional dalam pengelolaan data omik dan teknologi sekuens DNA untuk kepentingan konservasi lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi langsung bagi delegasi UINAM dengan para pakar ternama dunia, seperti Prof. Terry Burke dari University of Sheffield yang merupakan tokoh kunci pengembangan penanda DNA, serta Prof. Paul Ashton, penulis buku rujukan utama mahasiswa biologi dunia, Ecological Genetics.

Kolaborasi di Balik Diskusi Ilmiah

Di sela-sela padatnya agenda akademik, suasana konferensi tetap terjalin secara kekeluargaan. Diskusi-diskusi aktif mengenai peluang kolaborasi riset banyak terjadi pada sesi tea break. Perayaan 70 tahun komunitas ini juga ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun sebagai simbol keberlanjutan tradisi ilmiah di Inggris.

Henry Hung, selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa pertemuan ini bukan hanya merayakan pencapaian masa lalu.

"Kami ingin meninggalkan Sheffield tidak hanya dengan merayakan tujuh dekade terakhir, tetapi juga dengan mulai menulis babak baru bersama," ungkapnya dalam pernyataan penutup.

Keikutsertaan dalam forum internasional ini diharapkan dapat memperkuat jejaring riset Program Studi Biologi UIN Alauddin Makassar serta menjadi motivasi bagi civitas akademika lainnya untuk terus berkontribusi pada pengembangan sains di level internasional. (SHA)

Kontributor: IRA (Dosen BioFST_UINAM di Leeds, UK)