GOWA – Rintik berkah bulan suci Ramadan rupanya menjadi katalisator semangat bagi sivitas akademika Program Studi (Prodi) Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar (UINAM). Demi menciptakan "ekosistem akademik" yang lebih adaptif dan bermutu, Prodi Biologi sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan yang dilangsungkan di tengah suasana ibadah puasa ini membuktikan bahwa menahan dahaga bukanlah penghalang untuk terus bermetamorfosis ke arah yang lebih baik. Workshop ini digelar secara hibrida (hybrid), memadukan kehadiran luring di Ruang Rapat Prodi Biologi dan partisipasi daring melalui platform Zoom Meeting.
Sinergi ini mempertemukan seluruh elemen vital prodi layaknya struktur sel yang terintegrasi. Peserta yang hadir mencakup lingkup pimpinan fakultas, pimpinan prodi, jajaran dosen, laboran, hingga tenaga kependidikan. Semuanya duduk bersama dengan satu tujuan: memastikan mahasiswa kelak siap bersaing di habitat dunia kerja profesional.
Secara khusus, kegiatan ini dirancang untuk menyelaraskan "DNA pendidikan" di Prodi Biologi dengan standar capaian pembelajaran lulusan berbasis OBE. Untuk mengupas tuntas strategi tersebut, hadir pakar pendidikan Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc. selaku narasumber utama. Beliau memaparkan strategi implementasi kurikulum OBE yang relevan, terukur, dan aplikatif dengan ranah keilmuan sains hayati masa kini. Tak hanya itu, dosen asal Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga mereviu draft kurikulum yang telah disusun sebelumnya oleh Tim Penyusun Kurikulum Prodi Biologi FST UINAM, menyesuaikan kepakaran beliau sebagai bagian dari tim kurikulum di Konsorsium Biologi Indonesia (KoBI).
Diskusi intelektual yang sarat ilmu ini dipandu dengan apik oleh Dr. Eka Sukmawaty, S.Si., M.Si. yang bertindak sebagai moderator. Ia sukses menjaga homeostasis atau ritme alur diskusi agar tetap interaktif, memantik tanya-jawab yang segar, serta menjaga antusiasme peserta meski sedang berpuasa.
Ketua Prodi Biologi UINAM, Dr. Masriany, S.Si., M.Si., menegaskan esensi dari pembaruan ini bagi masa depan akademik mahasiswa. "Workshop ini ibarat asupan nutrisi esensial bagi pengembangan kurikulum kita. Melalui pendekatan OBE, orientasi kita bergeser; bukan lagi sekadar fokus pada apa yang diajarkan oleh dosen, melainkan pada keahlian dan kompetensi nyata yang bisa diaplikasikan mahasiswa setelah mereka lulus nanti," tegasnya.
Kehadiran komprehensif dari berbagai lini sivitas akademika ini menunjukkan komitmen nyata Prodi Biologi UINAM dalam merawat mutu pendidikan. Melalui kurikulum OBE yang semakin matang, diharapkan prodi dapat terus mencetak generasi biolog yang tidak hanya tangguh secara teori, tetapi juga adaptif dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas. (SHA)
Kontributor: ZN