Dihelat untuk Pertama Kali, ICOBALS 2021 Berlangsung Meriah dan Penuh Antusias

  • 12 November 2021
  • 05:10 WITA
  • SH_Amrullah
  • Berita

Awal pekan lalu, Senin (08/11/2021), Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan the 1st International Conference on Biological and Life Science (ICOBALS) yang dirangkaikan dengan Opening Ceremony kegiatan Biology Learning Fair (Bioleaf) Part IX.

            Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri oleh 458 partisipan dan presenter (pemakalah) yang berasal dari Indonesia, Kairo, India, Iraq dan Nigeria dengan berbagai afiliasi nasional yakni Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP), serta berbagai Perguruan Tinggi seperti Al-Azhar University, Hilla University College Iraq, UGM, IPB, USU dan berbagai perguruan tinggi serta komunitas-komunitas pegiat konservasi lainnya dari seluruh nusantara.

            Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar dalam sambutannya mengutarakan bahwa konferensi ini dirancang untuk menyatukan gagasan para peneliti bidang biologi serta bidang terkait/turunannya dalam rangka melahirkan solusi dan membangun ide-ide konstruktif untuk ketahanan sosial, ekonomi dan lingkungan ke depannya.

            “Konferensi tahunan dalam ilmu biologi ini dirancang untuk internasional dan nasional ilmuwan penelitian biologi dan bidang yang relevan untuk bertukar pengetahuan dan keahlian untuk melahirkan rekomendasi dalam mempertahankan ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan jangka panjang”, lanjutnya.

            Konferensi internasional yang mengusung tema Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change turut menghadirkan tiga keynote speaker internasional. Pembicara pertama yaitu Dr. Sastia Prama Putri (Graduate School of Engineering) dari Osaka University mengulas tema Agricultural Biodiversity, khususnya pada metabolit sekunder tanaman-tanaman yang menjadi komoditas khas daerah di Indonesia. Kemudian keynote speaker kedua yakni Prof. Mostafa Ibrahim Hasan (Director of Research & Studies Unit of Insect Vectror of Diseases) dari Al-Azhar University Kairo membahas soal Medical Entomology, khususnya pada pemanfaatan chitosan dari serangga kecoa untuk antibakteri dan antijamur. Lalu keynote speaker ketiga, David Segura Sequera, B.Sc., dari Las Arrieras Nature Reserve, Sarapiqui, Kostarika membahas tema Bird Ecology, khususnya pada pengenalan burung, lingkungan dan aspek konservasinya di Benua Amerika, khususnya di negara asal pembicara, yaitu Kosta Rika.

            Konferensi Internasional ini diharapkan pula menjadi momentum yang tepat untuk menyatukan pandangan saintis guna membahas beragam isu penting dan esensial dalam ranah konservasi keanekaragaman hayati. Hal ini diungkapkan oleh ketua panitia ICOBALS, Dr Hafsan.       

“Melalui konferensi internasional ini, telah menyatu-temukan puluhan saintis dalam membahas isu-isu kritis dan esensial untuk kehidupan yang berkelanjutan, khususnya studi-studi terbaru tentang konservasi keanekaragaman hayati, sebagai salah satu pengungkit paling kuat untuk mencapai keberlanjutan tersebut.”

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta dari berbagai tempat dan instansi, dalam dan luar negeri. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Biologi UGM mengapresiasi kegiatan yang menampilkan kekhasan daerah lewat selingan antar sesinya, “This Conference is good with traditional performance”. Tharwat Abdullah Selim Mohammed, salah satu peserta dari al-Azhar University Cairo, dalam komentarnya menyebutkan, “It was a wonderful conference”. Senada dengan Tharwat, Diaa Farrag Ibrahim Ahmed Elsadany, salah seorang Associate professor in animal physiology berharap kegiatan ICOBALS menjadi agenda tahunan, “It is a good conference, I wish it will be continuous every year”. Semoga saja, Aamiin!

Sejumlah 58 makalah yang disimposiumkan pada sesi paralel setelah presentasi para keynote speaker, kemudian akan dimuat pada Prosiding Seminar Biologi volume November 2021.*

*NM/ZM/SHA