Dorong Kesadaran dan Minat Belajar Siswa Terhadap Dunia Sains, Prodi Biologi Gelar Kegiatan Pengabdi

  • 05-12-2023
  • 04:03 WITA
  • admin_bio
  • Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 11 Februari 2023, Program Studi Biologi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masayarakat (PkM) di Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan PkM ini digelar di dua sekolah yakni SMA 8 Luwu Utara dan SMA 10 Luwu Utara.

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari wujud penyelenggaraan tri dharma perguran tinggi yang digagas oleh Prodi Biologi. Kegiatan PkM ini menyasar remaja usia 15-17 tahun yang menempuh pendidikan di bangku sekolah menengah atas.

Menurut ketua panitia, Eka Sukmawaty, M.Si., kegiatan ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk melihat sisi lain dari ilmu biologi yang memiliki banyak manfaat dan menarik untuk dipahami.

“Kami berharap kegiatan yang berlangsung di Masamba ini jadi kegiatan PkM yang betul-betul menyentuh kalangan pelajar, makanya kegiatannya dikemas secara menarik dan variatif supaya siswa tertarik mempelajari lebih jauh tentang ilmu biologi,” ungkapnya.

Tim Pengabdi dibagi menjadi dua kelompok pada masing-masing sekolah. Kegiatan dilaksanakan beragam dan diharapkan dapat mensitumulus siswa untuk menyukai dunia biologi yang begitu kompleks.


Kegiatan yang berlangsung di SMA 8 Luwu Utara berupa pengenalan kromosom dan pemanfaatan Dengen (Dillenia Serrata) yang merupakan tumbuhan endemik Indonesia. Isna Rasdianah Aziz, M.Sc bersama Hajrah. MSc., mengulas secara mendalam khasiat dari dengen sebagai bahan obat, olahan pangan, bahan baku kosmetik, pemanfaatan untuk sanitasi hingga pengenalan konstruksi kromosom tumbuhan tersebut. Selain itu pula turut dibagikan produk dari laboratorium genetika yakni hand sanitizer dari daun dengen dan ekstrak buah dengen. Siswa juga diajak untuk menyusun puzzle menarik setelah diperkenalan tentang karyotype dengen.

Selain itu juga berlangsung kegiatan pembuatan dan pengenalan awetan (spesimen) hewan oleh Syarif Hidayat Amrullah, SPd., M.Sc., dan Zulkarnain S.Si., M.Kes yang mengajak siswa untuk mengenal macam-macam metode pengawetan hewan dan praktek langsung pembuatan awetan sederhana. <!--[if gte vml 1]>


Sedangkan tim bonggol Botani yang terdiri dari Rusmadi Rukmana, M.Pd., Selis Meriem, Msc., Devi Armita, M.Si dan Kurnia Makmur, M.Si.,  mengajak siswa untuk lebih dekat mengenal herbarium dan Teknik pengawetan dengan resin (pendekatan bioplastik untuk mengawetkan tumbuhan dan hewan). Siswa turut diajak untuk belajar sambil bermain lewat beragam permainan yang menguji konsentrasi dan keaktifan siswa.

<!--[if gte vml 1]>

Kegiatan ini turut dimanfaatkan pula untuk sosialisasi program studi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Mashuri Masri, M.Si. dan Dirhamzah, M.Pd.


Sementara di lain tempat, tepatnya di SMA 10 Luwu Utara juga berlangsung dengan sangat menarik kegiatan PkM berupa pengenalan pentingnya kesehatan reproduksi di usia remaja, skrining penyakit genetik dan sosialiasi kesiapan pra-menikah usia remaja, pengenalan bakteri asam laktak dan praktik pembuatan yogurt, pembuatan herbarium tanaman sekitar serta pengenalan program studi biologi.



Pengenalan pentingnya kesehatan reproduksi di usia remaja disampaikan oleh St. Aisyah Sijid, S.Pd., M.Kes yang mengulas berbagai masalah utama remaja terhadap kesehatan reproduksi, termasuk dalam lingkup penyakit organ reproduksi, pelecehan seksual, penyimpangan seksualitas, hingga cara-cara yang perlu dilakukan dalam rangka pencegahan.

Sementara di kelas yang lain Dr. Cut Muthiadin menjelaskan secara menyeluruh terkait pertimbangan usia pernikahan yang ideal, potensi risiko pernikahan dini, hubungan pernikahan dini dengan stunting, hingga hal-hal terkait penyakit keturunan.  Pada akhir penyampaiannya Dr. Cut mengajak siswa untuk menyanyikan lagu yang memuat pesan kesadaran pra-menikah usia remaja.

Dr. Hafsan dan Dr. Masriany juga turut menyemarakkan jalannya kegiatan PkM dengan mengajak siswa untu mengenal lebih dekat bakteri asam laktat (BAL) melalui praktik langsung pembuatan yang mudah dan praktis. Siswa diajak mengkesplorasi ekosistem BAL, kandungan dan manfaatnya, hingga pemanfaatan BAL sebagai inokulan pada pembuatan produk-produk fermentasi.

Siswa juga langsung dibimbing untuk pembuatan herbarium tanaman sekitar oleh Hasyimuddin, M.Si., dan sosialisasi Prodi Biologi oleh Dr. Fatmawati Nur, S.Si., M.Si.

Kegiatan ini pun disambut baik oleh siswa dari masing-masing sekolah. Asmia misalnya mengungkapkan kebahagiaan dan antusiasmenya atas kedatangan tim pengabdi dari Prodi Biologi.


“Senang sekali. Kami mendapat pengetahuan lebih, seru juga caranya mengajar karena langsung-
ki praktek jadi tidak dihayalkanji saja.Tidak bosan-ki. Tidak dirasa ternyata jam pulangmi, semoga nanti bisa bikin acara begini lagi di,” ungkap siswa kelas X dari SMA 10 Luwu Utara itu.


<!--[endif]-->

*NM