Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar Hadirkan Edukasi Kesehatan dan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Desa Sawakong

Mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar Hadirkan Edukasi Kesehatan dan Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Desa Sawakong

Gowa — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 3 Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, memaparkan hasil pelaksanaan program kerja dalam kegiatan Seminar Hasil yang berlangsung pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk penyampaian hasil pengabdian mahasiswa kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan sejumlah program kerja yang berfokus pada kesehatan, pemanfaatan tanaman obat, pendidikan keagamaan, serta pengembangan usaha masyarakat. Dua program yang menjadi perhatian adalah edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Program edukasi PHBS dilaksanakan di SDN 187 Inpres Dengilau pada 2 September 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan sebagai salah satu upaya memelihara kesehatan dan mencegah penyakit.

Selain edukasi kesehatan, mahasiswa KKN Posko 3 juga melaksanakan program budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada 4–12 September 2026. Kegiatan ini berlokasi di samping Koperasi Desa Merah Putih, Desa Sawakong. Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan pemanfaatan tanaman yang dikenal memiliki khasiat sebagai bahan pengobatan tradisional sekaligus mendorong masyarakat mengenal dan membudidayakan tanaman obat di lingkungan sekitar.

Budidaya TOGA memiliki potensi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkenalkan keanekaragaman tanaman yang dapat dimanfaatkan secara tradisional. Keberadaan tanaman obat di lingkungan rumah maupun desa juga dapat menjadi sarana edukasi mengenai jenis tanaman, bagian yang dimanfaatkan, serta cara pemeliharaannya. Meskipun demikian, penggunaan tanaman sebagai obat tetap perlu memperhatikan jenis tanaman, cara pengolahan, dosis, dan keamanan penggunaannya.

Selain kedua program tersebut, mahasiswa KKN Posko 3 melaksanakan Festival Anak Saleh di Masjid Babussaadah Dengilau pada 11–12 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari setiap dusun dan TPA. Mahasiswa juga menjalankan program digitalisasi UMKM pada 18 September 2026 melalui pendataan usaha, pembuatan spanduk, dan pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps.

Melalui seminar hasil ini, mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin Makassar menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Sawakong. Program edukasi kesehatan dan budidaya tanaman obat keluarga diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat serta mendorong kebiasaan hidup sehat dan pemanfaatan potensi tanaman di lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban mahasiswa atas program kerja yang telah dijalankan, serta diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar. (SHA)

Kontributor : BDAG (UKH BIOSENSE_HMJ BIOLOGI FST UINAM)