Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
KKN UIN Alauddin Dorong Kesadaran Kesehatan dan Kesiapsiagaan Masyarakat Desa Boddia

KKN UIN Alauddin Dorong Kesadaran Kesehatan dan Kesiapsiagaan Masyarakat Desa Boddia

Gowa – Mahasiswa KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 5 Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menghadirkan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan, keselamatan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

Salah satu program pendukung yang menjadi perhatian adalah SEHATI (Sekolah Sehat, Tanggap, dan Peduli). Program ini dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan siswa untuk memperoleh gambaran mengenai status gizi, dilanjutkan dengan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta simulasi pertolongan pertama pada cedera ringan menggunakan perlengkapan P3K. Kegiatan tersebut menyasar peserta didik SDN 70 Boddia dan SDN 190 Inpres Bura’ne 2 pada 27 Agustus hingga 3 September 2026.

Pemeriksaan berat dan tinggi badan menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi pertumbuhan anak. Sementara itu, edukasi PHBS diarahkan untuk membangun kebiasaan yang dapat mendukung kesehatan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh siswa baik di sekolah maupun di rumah.

Tidak hanya berfokus pada pencegahan, mahasiswa KKN juga memberikan pembekalan mengenai pertolongan pertama pada cedera ringan. Melalui simulasi penggunaan alat P3K, siswa diperkenalkan pada langkah dasar dalam menghadapi kondisi cedera sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain SEHATI, program unggulan SIGAP BODDIA turut dilaksanakan dengan memberikan sosialisasi mengenai evakuasi saat bencana, penanganan pertama, serta kegawatdaruratan. Program yang dilaksanakan pada 10 September 2026 ini menyasar masyarakat Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Melalui SIGAP BODDIA, masyarakat didorong untuk memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menghadapi situasi yang dapat mengancam keselamatan. Pemahaman mengenai evakuasi dan tindakan awal pada kondisi darurat menjadi bekal penting untuk mengurangi risiko serta membantu masyarakat bertindak lebih tepat ketika menghadapi keadaan genting.

Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kegiatan edukatif, tetapi juga menyentuh aspek penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari pemantauan pertumbuhan anak, kesadaran gizi, kebersihan dan kesehatan, pencegahan risiko penyakit, hingga kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.

Dengan adanya program SEHATI dan SIGAP BODDIA, mahasiswa KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar Posko 5 berharap pengetahuan yang diberikan dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan masyarakat Desa Boddia sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan bersama. (SHA)

Kontributor : BDAG (UKH BIOSENSE_HMJ BIOLOGI FST UINAM)