Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Mahasiswa Biologi Angkatan 2024 Melaksanakan Magang di Balai Proteksi Tanaman  Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan

Mahasiswa Biologi Angkatan 2024 Melaksanakan Magang di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan

Makassar — Mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan magang di Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan magang ini diikuti oleh Nurfadilah Cahyati K. dan Aulia Sahrani sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan laboratorium. Kegiatan magang dilaksanakan dengan sistem rolling pada tiga laboratorium, yaitu laboratorium pengujian pestisida, laboratorium Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan laboratorium agensi hayati. Sistem rolling tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal berbagai bidang kegiatan serta memperoleh pengalaman yang lebih luas selama pelaksanaan magang.

Pada pekan pertama, mahasiswa ditempatkan di laboratorium pengujian pestisida. Pada laboratorium ini, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengujian pestisida, di antaranya pengujian residu pada tanaman cabai serta pengujian formulasi pada salah satu produk pestisida yang digunakan untuk mengendalikan serangga. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam memahami proses pengujian dan penerapan pestisida dalam mendukung perlindungan tanaman.

Memasuki pekan kedua, mahasiswa melakukan rolling ke laboratorium rganisme Pengganggu Tanaman (OPT). Di laboratorium ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi mengenai berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman. Kegiatan diskusi menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai organisme pengganggu tanaman serta dampaknya terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Pada pekan ketiga dan keempat, mahasiswa ditempatkan di laboratorium agensi hayati. Selama berada di laboratorium ini, mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari pembuatan isolat Paenibacillus, pembuatan media PDA (Potato Dextrose Agar), pembuatan POC (Pupuk Organik Cair), pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), pembuatan asam amino, hingga pembuatan isolat Bacillus thuringiensis (Bt) dan Trichoderma.

Berbagai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik laboratorium. Mahasiswa juga dapat memahami secara langsung pemanfaatan mikroorganisme sebagai agensi hayati dalam mendukung pengendalian organisme pengganggu tanaman dan pengembangan pertanian yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan magang ini turut didukung oleh Kepala BPTPH Sulawesi Selatan, Ir. Muhammad Anwar, S. Hut., T.M.P., IPU, serta para penanggung jawab laboratorium, yaitu Fatmiah, SP., MP. selaku Kepala Laboratorium Pengujian Pestisida, Hj. Andi Sassa, SP. selaku Kepala Laboratorium OPT, dan Suardi, SP. selaku Kepala Laboratorium Agensi Hayati. Dukungan dan arahan yang diberikan selama kegiatan membantu mahasiswa dalam memahami setiap kegiatan yang dilakukan di lingkungan kerja.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa memperoleh pengalaman yang sangat berarti, khususnya dalam memahami pelaksanaan kegiatan perlindungan tanaman secara langsung. Selain menambah pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga melatih mahasiswa untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, berkomunikasi, bekerja sama, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Lingkungan kerja selama kegiatan magang juga sangat mendukung proses pembelajaran. Suasana kerja yang disiplin, komunikasi yang baik, serta keterbukaan para pegawai dalam memberikan arahan membuat mahasiswa lebih mudah beradaptasi dan memperoleh berbagai pengalaman baru.

Melalui kegiatan magang di BPTPH Provinsi Sulawesi Selatan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam bidang laboratorium, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai penerapan ilmu biologi dalam bidang perlindungan tanaman. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. (SHA)

Kontributor : HK (UKH BIOSENSE_HMJ BIOLOGI UINAM)