Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kajian PIJAR Kenalkan Desain Grafis sebagai Media Komunikasi Ilmiah yang Kreatif dan Efektif

Kajian PIJAR Kenalkan Desain Grafis sebagai Media Komunikasi Ilmiah yang Kreatif dan Efektif

Gowa – UKH BIOSENSE melalui program Penulisan Jurnalistik (PIJAR) HMJ Biologi FST UIN Alauddin Makassar 2026 kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa bertajuk “Kajian PIJAR: Pengenalan Desain Grafis” yang bertempat di Ruang 202 Gedung C Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini dilaporkan oleh Andi Muthia Azzahra dan diikuti oleh mahasiswa yang antusias untuk meningkatkan keterampilan komunikasi visual di era digital.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterampilan interdisipliner antara sains dan seni dengan mengintegrasikan pemahaman ilmiah ke dalam media visual yang menarik dan komunikatif. Melalui penerapan prinsip-prinsip desain grafis, informasi ilmiah dapat disajikan secara lebih jelas, estetis, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah data dan konsep ilmiah menjadi media visual yang efektif dan informatif.

Tahun ini, Kajian PIJAR menghadirkan kebaruan melalui keterlibatan pemateri dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kehadiran pemateri baru memberikan perspektif serta wawasan yang lebih beragam terkait perkembangan desain grafis dan komunikasi digital. Materi yang disampaikan juga disesuaikan dengan kebutuhan dan tren terkini sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih relevan dan aplikatif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengenalan tujuan pelaksanaan kajian kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pemateri menyampaikan materi mengenai dasar-dasar desain grafis yang mencakup unsur dan prinsip desain, pemilihan warna, tipografi, tata letak, hingga strategi visualisasi data dan informasi ilmiah agar lebih menarik dan mudah dipahami. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan desain grafis sebagai media komunikasi digital yang efektif dalam mendukung penyebarluasan informasi akademik dan ilmiah.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih dalam mengenai teknik desain grafis serta penerapannya dalam publikasi ilmiah dan media digital. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian rangkuman materi dan refleksi pembelajaran yang telah diperoleh selama kajian berlangsung.

Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa,

“Desain bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pesan secara efektif dan bermakna.”

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa desain grafis memiliki peran penting dalam menjembatani informasi ilmiah agar dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat luas.

Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan melalui perhatian yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul menunjukkan minat peserta dalam mengembangkan kemampuan desain grafis sebagai sarana komunikasi ilmiah. Interaksi yang terjalin antara pemateri dan peserta menciptakan suasana belajar yang dinamis sehingga materi dapat diterima dengan baik.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai desain grafis, tetapi juga keterampilan praktis dalam menyajikan informasi ilmiah secara menarik dan komunikatif. Selain mendukung pengembangan kreativitas, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan komunikasi, literasi digital, dan publikasi ilmiah yang akan bermanfaat bagi mahasiswa dalam kegiatan akademik maupun pengembangan karier di masa mendatang. (SHA)

Kontributor : BDAG (UKH BioSense_HMJ Biologi UINAM)