Bulukumba – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar melalui UKH Pengabdian Masyarakat sukses melaksanakan kegiatan Youth Conservation Camp (YCC) 2026 dengan tema “Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Bulukumba melalui Penanaman 3.000 Bibit Mangrove dan Edukasi Lingkungan”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Pantai Lemo-Lemo, Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan yang dipelopori oleh Muh. Nur Asyari dan Afriza Andre Avianto ini bertujuan membangun kesadaran serta kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui edukasi, praktik konservasi, dan penguatan jiwa kepemimpinan serta kolaborasi. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai isu-isu lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata konservasi yang berdampak bagi ekosistem pesisir.
Youth Conservation Camp (YCC) merupakan inovasi baru dalam program pengabdian masyarakat HMJ Biologi. Berbeda dengan program pengabdian sebelumnya yang umumnya berfokus pada kegiatan sosial di desa, YCC mengusung konsep conservation camp yang mengintegrasikan edukasi lingkungan, praktik konservasi, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu rangkaian kegiatan. Konsep tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, aplikatif, dan berkelanjutan bagi para peserta.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari berbagai pihak yang terlibat. Setelah itu, peserta mengikuti sesi penyampaian materi mengenai konservasi lingkungan yang disertai diskusi dan tanya jawab. Sebagai bentuk implementasi materi yang telah diperoleh, peserta kemudian melaksanakan aksi konservasi berupa penanaman 3.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Lemo-Lemo sebagai upaya rehabilitasi ekosistem pantai.
Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan malam keakraban dan malam bakat yang menjadi sarana mempererat hubungan antar peserta, panitia, dan pendamping. Suasana kebersamaan yang terbangun selama kegiatan semakin memperkuat nilai kolaborasi dan semangat kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada peserta serta penutupan resmi oleh panitia.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jurusan Biologi, para pembina Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta guru pendamping yang mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.
Salah satu peserta mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini.
“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memperoleh pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang bermanfaat, serta termotivasi untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, interaktif, dan kondusif. Sejak awal hingga akhir kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Interaksi aktif antara peserta, pemateri, panitia, dan guru pendamping menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat ditumbuhkan melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Melalui Youth Conservation Camp 2026, HMJ Biologi FST UIN Alauddin Makassar berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi, berjiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di masa depan. (SHA)
Kontributor : BDAG (UKH BioSense_HMJ Biologi UINAM)