Pengabdian Masyarakat Jurusan Biologi : Memasyarakatkan Budidaya Jamur Tiram

  • 18-05-2018
  • 01:38 WITA
  • admin_bio
  • Berita

    Jum’at, 20 April 2018  Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi mengunjungi salah satu desa di ujung Kabupaten Gowa, yaitu Desa Balassuka. Tim ini  terdiri dari beberapa unsur yaitu pihak Jurusan Biologi, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi, dan Ikatan Alumni Biologi (IKABIO) FST UINAM sebagai bentuk sinergitas civitas akademika jurusan Biologi. Kunjungan ini dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi kegiatan rutin jurusan Biologi untuk menyambangi desa demi desa sebagai bagian dari proses pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan biologi di tengah-tengah masyarakat serta turut serta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat yang merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tingg

    Kegiatan yang diikuti oleh sebagian besar ibu rumah tangga ini dimaksudkan untuk memperkenalkan masyarakat budidaya jamur yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber protein alternatif dan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat, yakni budidaya jamur tiram. Hal ini disampaikan oleh salah satu dosen dari jurusan biologi yang menuturkan, “Jamur tiram mempunyai potensi yang sangat tinggi sebagi sumber protein alternatif.  Dengan penyuluhan budidaya jamur tiram diharapkan masyarakat Balassuka dapat mengembangkan budidaya jamur tiram di Balassuka, sehingga dapat menyuplai protein alternatif untuk mereka selain protein hawani. Selain itu diharapkan kedepannya jamur tiram ini bisa dijadikan berbagai macam olahan pangan yang bisa menambah nilai jual dari jamur tiram yang pada akhirnya menjadi sumber pendapatan masyarakat setempat” ungkap Eka Sukmawati.

    Senada dengan hal itu salah satu mahasiswa yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini, Miftahul Jannah berharap bahwa pengenalan budidaya jamur tiram diharapkan bisa mendorong perkembangan dan kemajuan perekonomian desa, “Semoga  setelah pengabdian masyarakat ini, upaya budidaya jamur tiram bisa berkelanjutan sampai desa ini benar benar bisa jadikan jamur tiram sebagai salah satu ladang bisnis sehingga bisa menjadi desa percontohan bagi desa lain” ungkap mahasiswa cantik jurusan biologi ini.

    Kedatangan civitas akademik dari jurusan biologi disambut baik oleh masyarakat setempat, pasalnya masyarakat berharap bahwa pihak universitas khususnya jurusan biologi dapat memberikan sumbangsih terhadap pembangunan dan kemajuan desa. Kepala Desa Balassuka yang akrab disapa Ustadz Malik menyampaikan harapannya dalam pertemuan tersebut, “ Kegiatan semacam ini kami perlukan sekali, karena desa kami ini menurut data nasional masih daerah tertinggal. Jadi perlu dorongan semua pihak, termasuk kegiatan kegiatan dari kampus semacam ini”.

     Untuk membangun kerjasama jangka panjang terkait pengembangan jamur tiram, maka dalam rangkaian kegiatan ini dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman yang memuat rencana kerjasama yang berkelanjutan antar kedua belah pihak, yang nantinya desa Balassuka akan menjadi desa binaan bagi Jurusan Biologi khususnya dalam hal budi daya jamur tiram, dimana jurusan Biologi akan memfasilitasi pengadaan bibit jamur tiram untuk masyarakat Balassuka. Selain itu, pengabdian masyarakat ini diisi dengan pemberian materi kepada warga dan praktek langsung tata cara budidaya jamur tiram, mulai dari pembuatan media, sterilisasi media, pembuatan kumbung hingga penanaman bibit.

Penulis : Nurman Marang

Editor : Zulkarnain

Berita Terkait